KENALI TUHAN MU

Labels

Blog Archive

Configure your calendar archive widget - Edit archive widget - Flat List - Newest first - Choose any Month/Year Format

Lorem ipsum

Labels

Lorem ipsum

Lorem ipsum

Photobucket

halwa qolb

Wednesday, October 28, 2009

NILAIAN KEINSAFAN SEORANG HAMBA

Kenapa begitu sukar bagiku untuk mengubah diri
agar menjadi insan berguna pada mata Ilahi?

Kenapa begitu sukar bagi ku
untuk menerima segala kebenaran yang diajarkan padaku?

hitamkah hati ini?
menggunungkah dosa dalam diri ini?
Layakkah aku untuk meminta ampunanMu ya Ilahi?
Masih punya ruang lagikah untuk hidayahMu bertapak
dalam ruangan hati yang hitam ini ya Allah?



Kenapa begitu sukar untuk diri ini
untuk mengalirkan air mata saat namaMu yang Agung di lafazkan?

Kenapa air mata ini berat untuk mengalir
di saat nama pesuruhMu Muhammad di ucapkan?

betapa jauhnya diri ini
jika dibanding dengan para pejuang Islam yang lain?
kerna aku jua muslim yang punya keinginan...
untuk melihat kebangkitan Islam….

kerna aku jua muslim yang punya keinginan..
untuk bersama-sama melawan arus jahiliyah..

Tapi betapa ku rasakan diri ini masih sungguh jauh
untuk menghampiri gerbang syurga-Mu ya Ilahi……

namun betapa tidak sanggupnya aku
untuk menghadapi siksaan api neraka-Mu...


Ya Allah……
betapa hinanya diri ini ya Allah…
betapa kotornya diri ini ya Allah…
betapa jijiknya diri ini ya Allah…
hanya satu ku mohon ya Ilahi
HidayahMu buat insan yang lemah ini...
Ku mohon ya Ilahi..

Janganlah tinggalkan diri yang lemah ini walau sesaat…
aku mohon pimpinanMu dalam setiap detik perbuatanku…
betapa tidak sanggupnya aku
sekiranya Kau berpaling dari memandang diri ini…
Tidak ku sanggup ya Allah….
hanya padaMu...
segala-galanya tempat aku berserah...
tidak terbayang oleh ku
apabila bernafas tanpa pimpinan-Mu ya Allah…
tidak sanggup bagi ku
untuk menjadi sehina-hina manusia pada pandangan-Mu…
Astaghfirullahal’azim…


Ampunilah aku dalam setiap kejahilan dan kelekaanku ya Robbi….
Hanya pada Engkau aku bergantung dan mengharap segala-galanya….
ketika saja air mata membasahi pipi….
itukah air mata keinsafan???
itulah air mata kehinaan yang melanda diri...
sedihnya aku dengan apa yang telah aku lakukan….
Aku masih punya keinginan padaMu..
Tapi aku sungguh malu padaMu ya Allah..
teringat aku akan perjuangan Hassan Al-Banna..
betapa kagumnya aku pada perjuangannya…
kagumnya aku pada perjuangan Syed Qutub…
Tapi ya Allah…
malunya aku untuk menyatakannya…


Masih layakkah diri ini menyebut nama Hassan Al-Banna?
Mahu pun syed Qutub?
Masih tersisakah lagi pejuang seperti mereka untuk diri ini….
Malunya aku ya Allah untuk permintaan ini...
betapa tidak layaknya aku memikirkan tentangnya..
Wanita seperti manakah yang Kau pilihkan untuk mereka…?
Wanita yang bagaimanakah yang telah Kau pilih untuk melahirkan mereka?
Semestinya seperti Zainab Al-Ghazali dan mereka yang seangkatan dengannya…
Aku ingin sekiranya aku bisa mendampingi orang-orang sekaliber mereka.
Seorang yang hidupnya semata-mata hanya untuk Allah..
tidak tergoda rayuan harta dan benda...
Apalagi untuk insan bernama wanita..

Aku ingin sekiranya aku bisa menjadi seorang ibu
Yang akan melahirkan mujahid-mujahidah seperti mereka..

tersisa lagikah mujahid seperti Al-Banna untukku ya Allah…?
Layakkah aku untuk menjadi peniup semangatnya?


malunya aku untuk menyatakannya ya Allah…
betapa hinanya diri ini…
kotornya diri ini…
Sungguh lemah diri ini untuk berjuang bersama mujahid seperti mereka…
walau air mata ini mengalir hingga ke titisan terakhir,
namun ianya masih tidak mencukupi
untuk menyatakan rasa bersalah dengan dosa-dosa yang semakin menggunung tinggi...

Ya Allah…..
Pimpinlah aku, hambaMu…
Janganlah Kau tinggalkan aku walau sesaat cuma
tidak sanggup aku terus dibiarkan dalam lumpur dosa2 hina….
ku mohon maghfirahMu ya Allah….
Ku mohon hidayahMu ya Ilahi...

Astaghfirullahal’azim…
Astaghfirullahal’azim…

~ humayra' ~

No comments:

NILAIAN KEINSAFAN SEORANG HAMBA

| |

Kenapa begitu sukar bagiku untuk mengubah diri
agar menjadi insan berguna pada mata Ilahi?

Kenapa begitu sukar bagi ku
untuk menerima segala kebenaran yang diajarkan padaku?

hitamkah hati ini?
menggunungkah dosa dalam diri ini?
Layakkah aku untuk meminta ampunanMu ya Ilahi?
Masih punya ruang lagikah untuk hidayahMu bertapak
dalam ruangan hati yang hitam ini ya Allah?



Kenapa begitu sukar untuk diri ini
untuk mengalirkan air mata saat namaMu yang Agung di lafazkan?

Kenapa air mata ini berat untuk mengalir
di saat nama pesuruhMu Muhammad di ucapkan?

betapa jauhnya diri ini
jika dibanding dengan para pejuang Islam yang lain?
kerna aku jua muslim yang punya keinginan...
untuk melihat kebangkitan Islam….

kerna aku jua muslim yang punya keinginan..
untuk bersama-sama melawan arus jahiliyah..

Tapi betapa ku rasakan diri ini masih sungguh jauh
untuk menghampiri gerbang syurga-Mu ya Ilahi……

namun betapa tidak sanggupnya aku
untuk menghadapi siksaan api neraka-Mu...


Ya Allah……
betapa hinanya diri ini ya Allah…
betapa kotornya diri ini ya Allah…
betapa jijiknya diri ini ya Allah…
hanya satu ku mohon ya Ilahi
HidayahMu buat insan yang lemah ini...
Ku mohon ya Ilahi..

Janganlah tinggalkan diri yang lemah ini walau sesaat…
aku mohon pimpinanMu dalam setiap detik perbuatanku…
betapa tidak sanggupnya aku
sekiranya Kau berpaling dari memandang diri ini…
Tidak ku sanggup ya Allah….
hanya padaMu...
segala-galanya tempat aku berserah...
tidak terbayang oleh ku
apabila bernafas tanpa pimpinan-Mu ya Allah…
tidak sanggup bagi ku
untuk menjadi sehina-hina manusia pada pandangan-Mu…
Astaghfirullahal’azim…


Ampunilah aku dalam setiap kejahilan dan kelekaanku ya Robbi….
Hanya pada Engkau aku bergantung dan mengharap segala-galanya….
ketika saja air mata membasahi pipi….
itukah air mata keinsafan???
itulah air mata kehinaan yang melanda diri...
sedihnya aku dengan apa yang telah aku lakukan….
Aku masih punya keinginan padaMu..
Tapi aku sungguh malu padaMu ya Allah..
teringat aku akan perjuangan Hassan Al-Banna..
betapa kagumnya aku pada perjuangannya…
kagumnya aku pada perjuangan Syed Qutub…
Tapi ya Allah…
malunya aku untuk menyatakannya…


Masih layakkah diri ini menyebut nama Hassan Al-Banna?
Mahu pun syed Qutub?
Masih tersisakah lagi pejuang seperti mereka untuk diri ini….
Malunya aku ya Allah untuk permintaan ini...
betapa tidak layaknya aku memikirkan tentangnya..
Wanita seperti manakah yang Kau pilihkan untuk mereka…?
Wanita yang bagaimanakah yang telah Kau pilih untuk melahirkan mereka?
Semestinya seperti Zainab Al-Ghazali dan mereka yang seangkatan dengannya…
Aku ingin sekiranya aku bisa mendampingi orang-orang sekaliber mereka.
Seorang yang hidupnya semata-mata hanya untuk Allah..
tidak tergoda rayuan harta dan benda...
Apalagi untuk insan bernama wanita..

Aku ingin sekiranya aku bisa menjadi seorang ibu
Yang akan melahirkan mujahid-mujahidah seperti mereka..

tersisa lagikah mujahid seperti Al-Banna untukku ya Allah…?
Layakkah aku untuk menjadi peniup semangatnya?


malunya aku untuk menyatakannya ya Allah…
betapa hinanya diri ini…
kotornya diri ini…
Sungguh lemah diri ini untuk berjuang bersama mujahid seperti mereka…
walau air mata ini mengalir hingga ke titisan terakhir,
namun ianya masih tidak mencukupi
untuk menyatakan rasa bersalah dengan dosa-dosa yang semakin menggunung tinggi...

Ya Allah…..
Pimpinlah aku, hambaMu…
Janganlah Kau tinggalkan aku walau sesaat cuma
tidak sanggup aku terus dibiarkan dalam lumpur dosa2 hina….
ku mohon maghfirahMu ya Allah….
Ku mohon hidayahMu ya Ilahi...

Astaghfirullahal’azim…
Astaghfirullahal’azim…

~ humayra' ~

0 comments:

.

Photobucket

About Me

My photo
Cukuplah bila aku merasa mulia kerana ALLAH sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahawa aku menjadi hamba bagiNya. ALLAH bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai.

Followers